Bappedalitbang Konsultasikan Penyusunan RPJMD 2021-2025, Renstra OPD dan RKPD 2022

SDGs Trenggalek – Masih menjadi bagian dari upaya penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2025, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Trenggalek Tahun 2022 dan Rencana Strategis (Renstra) Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Trenggalek kembali menggelar konsultasi penyusunan RPJMD 2021 – 2025, Renstra OPD dan RKPD 2022 ke Bappeda Provinsi Jawa Timur, Selasa (22/12/2020).

Acara berlangsung di Ruang Rapat Bappedalitbang Trenggalek. Peserta dari pejabat struktural Bapeddalitbang, Pejabat Bakeuda dan seluruh pejabat perencana/pengelola program masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selaku narasumber dari Bappeda Provinsi Jawa Timur, Akega Hudrie Armawan, SE, MM. Konsultasi berlasung secara virtual melalui zoom meeting.

Plt. Kepala Bappedalitbang Trenggalek, Anik Suwarni, S,H,, M.Si. menyampaikan tujuan dari konsultasi bersama Bappeda Jatim ini agar Trenggalek memiliki dokumen perencanaan yang berkualitas sampai tahap akhir ditetapkannya RPJMD 2021-2025 maupun RKPD 2022 nanti.

 

Ada beberapa hal yang perlu dikonsultasikan, seperti berapa tahun periode RPJMD yang disusun, mengingat bupati nantinya hanya memimpin selama 3,5 tahun. Kemudian bagaimana tahapan untuk penyusunan RPJMD, Renstra OPD dan RKPD, karena Trenggalek belum memiliki RPJMD yang baru, padahal RKPD 2022 disusun sesuai dengan RPJMD. Begitu juga dengan kapan sebaiknya penetapan RKPD 2022. “Karena sesuai dengan regulasi, paling lambat RKPD 2022 ditetapkan 30 Juni 2021, sedangkan RPJMD baru ditetapkan paling lambat Agustus 2021,” ucap Anik.

 

Dengan disiapkannya bahan – bahan yang diperlukan, Anik berharap tidak akan ada banyak revisi dari hasil evaluasi Bappeda Provinsi terhadap penyusunan rancangan awal dan evaluasi rancangan akhir RPJMD.

 

Sementara Akega mengulas tahapan penyusunan RPJMD. Disampaikan bahwa Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) menjadi dasar dalam pembuatan perencanaan. Disampaikan dia, sesuai dengan Permendagri Nomor 90 tahun 2019 dan Kepmendagri 050-3708 tahun 2020, maka proses yang diajukan ini menjadi terbalik, berbeda dengan penyusunan RPJMD lima tahun lalu. “Jadi harus paham seperti apa yang harus dilaksanakan sesuai penjadwalan. Sebagai alat bantu dalam penyusunan RPJMD maupun Renstra, Bappeda Provinsi memberikan Kertas Kerja untuk masing-masing Perangkat Daerah.  Kertas kerja ini nanti menjadi dasar dalam RPJMD dan Renstra,” ucap Akega.

 

Dia juga mengingatka tentang pentingnya memperhatikan urusan wajib, pilihan maupun penunjang. Juga agar indikator – indikator yang tidak ada kinerjanya dihilangkan. Sehingga dua hal utama yang harus diperhatikan Pemkab Trenggalek agar memperhatikan pedoman dalam menyusun dokumen RPJMD, RKPD dan Renja ditingkat OPD. Adanya Pandemi Covid – 19, harus ada evaluasi tingkat capaian RPJMD periode lalu, yang belum tercapai di periodesasi terakhir, menjadi dasar dalam penyusunan RPJMD selanjutnya. “Juga agar ada sinkronisasi dokumen perencanaan pusat dengan daerah,” pungkas Akega. 

 

#ilovetrenggalek

#trenggalekhits

#trenggalekmeroket

#trenggaleksouthernparadise

#sekretariatsdgstrenggalek

#sdgstrenggalek

#newnormal

#pandemicovid19

#protokolkesehatan

#rpjmd20212025

#rancanganteknokratikrpjmd

#rantekrpjmd

#rkpd2022

#renstraopd

#renjaopd

Komentar via Website : 0

Formulir komentar:

Komentar:

CUACA HARI INI
Trenggalek
01 Jan 1970 | 07:00 WIB
0°C
Tekanan: 0 hPa
Indeks UV: 0
Kelembaban: 0%
Kecepatan Angin: km/h
AGENDA
GALERI FOTO